Mana Yang Lebih Murah, Membeli Rumah atau Membangun Sendiri?

Pembaca blog Aligne Indonesia yang setia dan baik hati. Setelah pada artikel sebelumnya kita membahas Untung Rugi Membeli Rumah Jadi, Dibandingkan Dengan Membangun Sendiri, maka pada artikel kali ini Kita akan membahas masalah hitung-hitungan biaya tentang Mana Yang Lebih Murah, Membeli Rumah atau Membangun Sendiri?

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa mahal atau tidaknya sebuah property, tentu akan dipengaruhi oleh 3 faktor berikut ini :
1. Lokasi
2. Luas Lahan / Bangunan
3. Spek Rumah

Penjelasannya :
a. Luas Bangunan sama, dengan Spek Rumah juga sama, tapi tempat berbeda. Satu di tengah Kota, satu lagi di pinggiran Kota. Sudah tentu akan lebih mahal yang lokasinya di tengah kota, karena nilai NJOP nya juga berbeda.
b. Luas Bangunan sama, berada di Lokasi yang Sama, tetapi Spek Rumah berbeda, yang satu rumah mewah yang terbuat dari bahan material berkelas, sementara satunya lagi hanya rumah sederhana dengan material seadanya. Pasti lebih mahal Rumah yang mewah karena menggunakan bahan yang mahal juga.
c. Spek Rumah sama, berada di Lokasi yang sama, tetapi Luas Bangunan berbeda, maka sudah pasti akan lebih mahal rumah yang lebih besar, karena secara logika saja, volume rumah pun tentu berbeda.

Pertanyaan berikutnya adalah, mana yang lebih murah, Membeli atau Membangun?
Jika dilihat dari segi biaya, sebenarnya tidaklah jauh berbeda. Contoh kasusnya seperti ini :
Kita anggap lokasinya sama, misal di pinggiran Kota Bandung, agar mudah membandingkan hitung-hitungannya.

Pilihan 1 :
Anda memilih membeli rumah seluas 60 M2, berikut tanah seluas 100 M2, lengkap dengan sertifikat kepemilikan, seharga 450 Juta Rupiah.

Pilihan 2 :
Anda memilih membeli tanah seluas 100 M2 (Misal harga tanah per meter adalah 2,5 Juta) x 100 M2 = 250 Juta, ditambah biaya pembangunan (Misal estimasi biaya pembangunan per meternya adalah 3 Juta) x 60 M2 = 180 Juta, jadi Total Biaya yang harus Anda keluarkan adalah 430 Juta Rupiah. Malah, jika Anda bisa mendapakan Arsitek dan Kontraktor yang cerdas, tentu akan menjadi sebuah keuntungan, karena bisa ikut menyarankan kepada Kita mengenai pilihan spek material yang berkualitas namun tentunya murah dalam segi harga dan biaya.

Tentu yang kedua akan menjadi pilihan terbaik Anda. Sehingga sisa anggaran yang ada, bisa dipakai untuk membiayai pengurusan izin dan sertifikat rumah, serta bisa untuk membeli perabotan untuk mengisi rumah Anda nantinya. Hanya saja, dalam pilihan kedua ini, Anda harus siap mengeluarkan waktu dan tenaga yang lebih, karena semua harus Anda urus sendiri. Mulai dari mencari tanah, mencari Arsitek dan Kontraktor, mengawasi pembangunan, serta mengurus izin dan sertifikat legalitas rumah Anda.
Akan tetapi, segala perjuangan itu akan terbayar dengan kepuasan Anda memiliki rumah yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Juga sesuai dengan budget Anda pastinya.
Sedangkan mengenai kelebihan dan kekurangan lainnya mengenai pilihan Membeli atau Membangun Rumah, sudah Kami jelaskan secara lengkap di artikel Untung Rugi Membeli Rumah Jadi, Dibandingkan Dengan Membangun Sendiri.

Nah, sekarang setelah Anda membaca lengkap penjelasan-penjelasan dari Kami, apakah Anda sudah bisa menentukan harus memilih pilihan yang mana? Tentunya semua pilihan dikembalikan kepada Anda, karena yang akan mendapatkan keuntungan dan kerugian dari pilihan tersebut hanyalah Anda sendiri. Maka bijak-bijaklah dalam menentukan pilihan, prinsip hidup hemat dan efisien tetap bisa Anda jalankan.

Dan bagi Anda yang sudah menentukan pilihan untuk Membangun Rumah, jangan lupa untuk menghubungi Tim Aligne Construction untuk membantu Anda dalam merencanakan dan membangun Rumah Impian yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan terbaik Anda pastinya.
Dan bersama kita mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk Anda dan Keluarga.

Demikian artikel Mana Yang Lebih Murah, Membeli Rumah atau Membangun Sendiri? Semoga bermanfaat.