Desain Interior Itu Mahal? Mitos Atau Fakta?

Para pembaca blog Aligne Indonesia yang budiman, telah kita ketahui bersama, dengan semakin majunya jaman dan taraf ekonomi masyarakat khususnya di negara berkembang seperti Indonesia ini, tentu sangat mempengaruhi tingkatan gaya hidup masyarakatnya yang konon lebih modern. Mulai dari style makanan, pakaian, kendaraan, hingga hunian.
Setelah babak baru pada arsitektur modern yang dikenal dengan istilah rumah kontemporer yang mencirikhas kan desain futuristik pada estetika bangunan nya, tak ketinggalan kini bagian desain interior yang mulai mengikuti jaman dengan hadirnya desain-desain minimalis dan modern. Contohnya pada dapur, kalau dulu kita hanya mengenal meja kompor itu sebatas meja beton setinggi 70-90cm yang diatasnya dilapisi keramik, maka sesuai perkembangannya, hadirlah desain interior dengan tema Kitchen Set yang modern dengan desain meja kayu berlapis HPL atau Duco, atasnya dilapisi marmer, granit, atau akrilik, ditambah lemari cabinet yang menggantung diatasnya, lengkap dengan berbagai aksesoris dapur, sink yang mengkilap, serta hadirnya hiasan lampu di sana-sini untuk menambah kesan elegant dan kemewahannya.
Kemudian pada ruang makan, kalau dulu hanya kita kenal dengan meja makan dan beberapa kursi saja. Kini berkembang dengan tambahan mini bar yang kian banyak diminati, lengkap dengan kursi bar dan lampu gantung sebagai hiasan. Atau meja tv yang dulu hanya sebatas credenza, kini beralih menjadi TV Cabinet yang lebih minimalis dan indah dipandang mata. Begitu juga dengan nasib toilet (Kamar Mandi), yang dulu hanya ada closet dengan bak mandi, tapi kini berkembang dengan hadirnya lavatory, bathub, shower, dan ruangan kecil yang berfungsi sebagai walk in closet, disertai hiasan-hiasan lampu dan tata ruang yang nyaman. Dan masih banyak lagi inovasi-inovasi yang diterapkan oleh para Desainer Interior baik di Indonesia maupun dari luar sana, dalam mengekspresikan setiap ide kreativitas pada desain-desainnya.
Akan tetapi, segala bentuk kemewahan tersebut tentunya sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan. Karena seperti yang sudah Kami jelaskan di awal, Desain Interior memang lebih ke arah gaya hidup yang berkembang dari kebutuhan dasar. Seperti contohnya, bagi kalangan yang hidup pas-pasan, memiliki ruang makan dengan hanya ada meja dan kursi saja sudah bersyukur. Akan tetapi bagi kalangan yang modalnya lebih, mereka bebas mengekspresikan yang lebih pula. Maka, muncul kesan bahwa hanya orang-orang berduitlah yang mungkin bisa merasakan keindahan-keindahan dari Cipta Karya para Desainer Interior itu.

Lalu bagaimana dengan maraknya iklan Penyedia Jasa Desain Interior yang murah?

Perlu Kami jelaskan bahwa mahal dan murah itu relatif tergantung sudut pandang dan kondisi siapa yang menyatakan itu 'murah' atau 'mahal'. Karena pada dasarnya, Anda harus selalu yakin dengan istilah 'Ada Harga, Ada Kualitas' dan itu adalah Fakta.

Memang sekarang banyak sekali istilah Kitchen Set Murah yang berseliweran di internet sebagai bahasa promosi dari si Penyedia Jasa, tapi perlu diketahui bahwa lebih banyak lagi Kitchen Set yang justru sudah dibuat di dunia nyata, dan harganya tidak murah seperti di iklan. Karena meskipun sama-sama Kitchen Set, tetapi harga tidaklah akan sama. Sepertihalnya produk Handphone Android atau yang lebih dikenal dengan istilah Smartphone. Ada yang harganya 500 Ribu, ada juga yang harganya 5 Juta. Padahal keduanya sama-sama Smartphone? Lalu apa yang membedakan? Tentu jawabanya adalah kualitas. Yang lebih mahal pastinya jauh lebih canggih dan tahan lama, serta jauh lebih banyak fiture yang diberikan. Begitu juga yang terjadi pada persaingan harga Desain Interior.

Lalu kalau begitu kondisinya, bagi Kita yang hidup pas-pasan akan sangat sulit untuk memiliki furniture modern karena harganya mahal?

Jawabanya tidak juga. Sekarang ini banyak Penyedia Jasa Desain Interior yang menawarkan harga murah, khusus bagi kalangan menengah ke bawah yang tetap ingin merasakan hidup mewah. Dan itu juga adalah Fakta.

Akan tetapi, yang perlu diperhatikan adalah, silahkan Anda teliti terlebih dahulu mengenai spek yang diberikan. Perbanyak literatur mengenai bahan-bahan dasar pembuatan furniture sehingga tidak mudah dibohongi oleh Penyedia Jasa yang kadang suka Jahil. Lalu pastikan perduk apa saja yang nanti akan Anda terima, apakah hanya sebatas furniture atau lengkap dengan aksesoris nya?
Intinya, Anda harus memastikan bahwa biaya yang Anda berikan adalah sebanding dengan produk yang akan Anda terima nanti. Karena tentunya, Kita ingin yang murah, tapi bukan murahan kan?
Tapi juga jangan sampai Anda jadi berlebihan. Dengan budget yang rendah, lalu Anda memaksa kepada Penyedia Jasa untuk diberikan produk yang mahal. Karena itu akan menjadi lucu. Bayangkan saja, uang Anda hanya 2 Ribu, hanya cukup untuk membeli gorengan. Tapi Anda memaksa untuk mendapatkan Pizza? Tentu lucu bukan? Jadi, sewajarnya saja dan berusahalah bijaksana dalam melihat antara kondisi dan keinginan.

Jadi kesimpulannya adalah, bahwa biaya Desain Interior itu mahal, itu adalah Fakta, tapi adanya Penyedia Jasa Desain Interior Murah itu juga adalah Fakta. Yang membedakan hanyalah spesifikasi dari masing-masing kelas yang diberikan. Meski demikian, fakta terbesarnya adalah bahwa Cipta Karya Desain Interior itu memang hanya bisa dinikmati oleh kalangan Menengah ke Atas saja. Maka silahkan Anda tentukan sendiri, Anda ingin berada di kelas yang mana, karena semua menu tetap tersedia, meski akan sesuai dengan porsinya.

Dan jangan lupa, sebelum nenentukan memilih Penyedia Jasa Desain Interior yang mana, sebaiknya Anda perlu membaca terlebih dahulu Artikel 'Tips Memilih Penyedia Jasa Desain Interior', agar Anda lebih memahami tentang kenapa biaya Desain Interior itu berbeda-beda.

Demikian artikel Desain Interior Itu Mahal? Mitos Atau Fakta?, semoga bermanfaat.